Kelebihan utama memasak daging dengan panci presto adalah daging jauh lebih lekas empuk sesampai waktu masak bisa diminimalisir sampai 60 menit. Sekarang dengan adanya panci presto, memasak rendang tidak memakan waktu ketimbang pada waktu memakai panci biasa.
Tetapi faktanya, dibalik kelebihannya tersebut ada kekurangan yang akhirnya menjadi penyebab banyak orang buat tidak ingin lagi memasak daging atau ikan memakai panci presto. Kekurangan yang paling nyata ialah pada rasa dagingnya yang hambar atau 'sepo/anyep' menurut orang Jawa.
Sesudah melewati rangkaian tes, akhirnya didapatkan cara paling memuaskan memasak daging memakai panci presto. Caranya, panci presto hanya dipakai pada langkah akhir memasak atau digunakan pada tahap pengempukan.
Tahap – tahap sebelumnya yaitu penumisan bumbu, peresapan bumbu (ungkep), sampai penuangan santan, diproses menggunakan wajan. Setelah sekitar 45 menit atau setelah bumbu betul-betul meresap ke dalam daging, barulah daging dan kuahnya dipindahkan ke panci presto.
Masak lagi sekitar 30 menit. Setelah api dimatikan, diamkan presto hingga tekanannya benar-benar habis. Silahkan cek hasilnya. Disebabkan bumbu sudah diresapkan ke daging sebelum dimasukkan ke presto, maka pemasakan daging di presto hanya berakibat pada testurnya.
Memasak Daging dengan Panci Presto
Pertama, masukkan daging yang telah berbumbu ke dalam panci. Tambahkan air hingga daging terendam. Masukkan air sampai setinggi 2/3 bagian panci. Masak dengan api besar sampai terdengar desis.
Kecilkan api dan diamkan hingga matang. Matikan kompor. Tunggu sekitar 15 menit supaya tekanan di dalam panci turun.
Oh ya, panci presto ada yang menggunakan listrik juga lho. Tentu prinsip kerjanya agak berbeda. Pastikan untuk membaca panduan manualnya dengan seksama agar dapat berhasil memasak daging dengan panci presto.
Sumber : mufidbtm.blogspot.com/2011/11/cara-memasak-daging-dengan-panci-presto.html, https://www.mondasiregar.com/tips-memasak-ketupat-dan-daging-dengan-panci-presto/,
BACA JUGA : 6 Rekomendasi Panci Presto